ZEZEZE Architecture & Design- Z3 ARC: Imam Mahdi Perang Akhir Zaman

Minggu, 06 Maret 2016

Imam Mahdi Perang Akhir Zaman

Imam Mahdi Perang Akhir Zaman
Published at 14 Des 2014 | Posted by Guntur Aji L, SEI


Imam Mahdi Pemimpin Umat Islam yang akan memimpin umat pada perang akhir zaman. Raih amal sholih dan sebarkan lewat Facebook, Twitter, google+, Path dan Instagram.
 
Siapakah Imam Mahdi? Bagaimana Ciri ciri Imam Mahdi? Mengapa dia digelari Al-Mahdi?
Imam Mahdi ialah seorang pria berdarah arab keturunan Husein bin Ali dari ibunya Fatimah binti Muhamad. Beliau adalah keturunan Rasulullah Sholallahu Alayhi Wasalam tinggal di kota Madinah. Ciri-cirinya berjanggut panjang, dahinya lebar, perawakannya tinggi kurus seperti Israil yang bernama Muhamad bin Abdullah. Muncul dan keluar pada saat musibah dan bencana menimpa umat Islam ini, ditengah kezaliman tirani barat dan Rusia dan begundal-begundalnya. Ia akan dibantu oleh kaum muslimin yang berasal dari Yaman dan Khurosan. Ia akan diberi petunjuk kepada perkara yang gaib hingga Ia dan pasukannya mampu mengalahkan semua panji-panji zalim dan murtad di bumi ini.
Berikut ini kami tuliskan hadits riwayat Ath-Thobarani:
Ath-Thobarani dalam al Kabir dari Abu Nuaim meriwayatkan dari Ali al-Hilali bahwa Rasulullah Saw bersabda kepada Fatimah,"Demi Dzat Yang Telah Mengutusku dengan kebenaran, sesungguhnya dari keduanyalah Hasan dan Husein akan muncul Imam Mahdi bagi umat ini. Bila keadaan dunia ini sudah kacau balau, berbagai fitnah bermunculan, segala hubungan telah terputus, satu sama lain saling berperang hingga tidak ada lagi orang tua yang menyayangi orang muda dan tidak ada lagi orang muda yang menghormati orang tua, ketika itulah ALLAH membangkitkan dari keduanya (Hasan dan Husein) sesorang yang akan merubuhkan benteng kesesatan dan membuka ketertutupan hati. Ia akan menegakkan agama di akhir zaman sebagaimana Aku telah menegakkan agama di awal zaman, dan Ia akan memenuhi dunia dengan keadilan sebagaimana dunia sebelumnya dipenuhi kezaliman."
Imam Mahdi Memimpin Perang Besar di Akhir Zaman yaitu:
Perang Akhir Zaman Penaklukkan Jaziroh Arab
Pada hari Assyuro, Imam Mahdi dibaiat pada hari Jum'at dan keluar pada hari Sabtu, yaitu hari terbunuhnya Husein bin Ali Ra. Sementara itu, di Dzul Hulaifah antara Mekah dan Madinah, pasukan lapis baja Sufyani sedang menyusun strategi untuk menaklukkan kota Mekah dan membunuh Imam Mahdi. Namun ALLAH menenggelamkan mereka semua ke dalam bumi. Sangat mudah bagi pasukan Sufyani untuk menaklukkan Mekah karena tentara pengawal kerajaan Saudi sibuk berperang memperebutkan harta dan kekuasaan. Salah satu halangan terbesar mereka adalah pasukan Hadhromaut yang dipimpin Al-Yamani keturunan Hasan bin Ali RA saat itu berada beberapa mil di luar kota Mekah.
Apa yang dilakukan Imam Mahdi setelah pembaiatan adalah menunggu nubuwah dan mu'jizat Nabi Sholallahu Alyhi Wasalam di Masjidil Harom. Menunggu saat-saat yang ditunggu yaitu: PENENGGELAMAN PASUKAN SUFYANI SYRIAN NATIONAL COALITION SNC DI DZUL HULAIFAH. Apabila telah terjadi peristiwa itu JAISYUL KASYAF (PENENGGELAMAN PASUKAN SUFYANI DI DZUL HULAIFAH) maka Imam Mahdi segera tampil keluar ke pentas dunia untuk mendakwahkan dirinya sebagai IMAM ZAMAN.
Di luar kota Mekah, pasukan Hadhromaut dari Yaman bermaksud untuk mengadakan konsolidasi dengan Imam Mahdi untuk memerangi Jaziroh Arab dan mempersatukan di bawah panji hitam yaitu panji kebenaran.
Berikut ini kami susun peristiwa demi peristiwa KRISIS POLITIK SAUDI ARABIA:
1) Terbunuhnya Raja Hijaz
2) Perselisihan diantara keluarga kerajaan hijaz
3) Perang antara 3 putera pangeran hijaz
4) Pembantaian Jamaah haji di Mina
5) Pembunuhan terhadap jiwa yang suci yaitu seorang pemuda bernama Muhamad di antara rukun dan maqom Ibrohim
6) Imam Mahdi muncul di Masjidil Harom pada hari asyuro
7) Pencarian ulama dan sedikit kaum muslimin terhadap Imam Mahdi
8) Pasukan Sufyani penguasa Suriah menguasai Kota Madinah dan membunuh ratusan kaum muslim.
9) Pembaiatan Imam Mahdi 10 Muharom 1437H di Masjidil Harom
10) Peristiwa JAISYUL KASYAF (PENENGGELAMAN PASUKAN SUFYANI DI DZUL HULAIFAH)
11) Kedatangan Panji-panji hitam dari yaman yang dipimpin oleh Al-Hasani
12) Al-Hasani menyerahkan kepemimpinan pasukan panji hitam kepada Imam Mahdi.
13) Pasukan Panji Hitam Ashabu Royati Suud dari Yaman menumpas habis ketiga putera khalifah dan tentara-tentaranya.
14) Konsolidasi pasukan Imam Mahdi di Hijaz
Maka tidak ada yang Imam Mahdi lakukan kecuali memerangi mereka beberapa fraksi-fraksi yang berselisih di jaziroh arab.
Rasulullah Sholallahu Alayhi  Wasalam bersabda,"Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaanmu. Mereka semua adalah putera khalifah. Tetapi tidak seorangpun di antara mereka yang dapat menguasainya. Lalu datanglah panji-panji hitam dari arah timur, lalu mereka membunuhmu dengan pembantaian yang belum pernah dialami oleh kaum sebelummu." Lalu Rasulullah SAW mengatakan sesuatu yang perawi tidak hafal, lalu bersabda,"Maka jika engkau melihatnya, berbaiatlah walaupun harus merangkak di atas salju, karena dia adalah Khalifah ALLAH, Al-Mahdi." Dari Sunan Ibnu Majah, Kitabul Fitan Bab Khurujil Mahdi 2:1467
Imam Mahdi Memerangi Kuwait
Pembaca yang budiman, mari kita tengok sejarah timur tengah dimana ada negara Irak, Iran dan Kuwait. Revolusi Islam Iran yang dipimpin seorang Al-Khurasani mampu mempengaruhi kebangkitan Islam di sekitar Khurosan yaitu negara Iran, Afghanistan dan Samarkand. Ialah yang menumbangkan Shah Iran dukungan Amerika. Lalu tak lama kemudian terbentuklah Republik Islam Iran yang membuat suasana Islam timur tengah semakin subur. Media-media masa Islam di Mesir, Irak, Suriah dan Iran ramai-ramai menjadikan Al-Quran Surah Muhamad: 38 sebagai menu utama Headline news mereka. Pada ayat tersebut, ALLAH mengganti peran bangsa Arab dengan bangsa Persia. Bangsa Persialah yang akan menjadi pemimpin umat Islam. 
Pembaca yang budiman, euforia itu membuat barat sangat khawatir akan kebangkitan Islam timur tengah. Menurut barat, jangan sampai euforia ini membangkitkan ruh jihad kaum muslimin. Maka barat bersekongkol dengan Saddam Husein Sufyani anak cucu Abu Sufyan untuk menghantam Iran. Maka meletuslah perang Iran Irak selama beberapa tahun lamanya. Perang itu adalah prakarsa barat untuk menghantam Revolusi Islam Iran melalui Saddam Hussein penguasa Irak. Kuwait sebagai penyandang dana perang, dimana Sadam meminjam uang jutaan dolar dari Kuwait untuk membiayai perang dengan Iran.
Seusai perang Iran-Irak, perang tersebut meninggalkan luka yang sangat dalam di hati Muslim Iran. Korban ribuan jiwa muslim terbunuh. Begitu banayak harta dan jiwa yang hilang. Sebaliknya Sadam merasa dirinya diperalat oleh barat. Dan Kuwait tidak mau tahu akan nasib Irak dengan utang yang menggunung. Sadam kemudian menampakkan politik luar negeri yang bersahabat kepada amir-amir timur tengah dan menunjukkan rasa empati dengan mengadakan kunjungan kenegaraan kepada amir-amir itu.
Pada suatu pagi, Media Tv nasional Irak memberitakan bahwa akan ada latihan perang di perbatasan Kuwait. Latihan perang tersebut melibatkan semua angkatan bersenjata darat, udara dan laut. Namun sangat tiba-tiba, latihan perang itu malah meluas hingga melewati perbatasan Kuwait. Pasukan lapis baja Sadam dengan cepat memasuki Kuwait melaui jalan tol Irak-Kuwait dan jalan lainnya. Dalam hitungan jam, pasukan Sadam telah menguasai Kuwait. Amir Kuwait dan keluarganya cepat-cepat meninggalkan negaranya menuju Saudi Arabia sambil meminta perlindungan. Pada hari selanjutnya dunia dikejutkan Saddam yang kemudian memproklamirkan Kuwait sebagai sebuah propinsi Irak ke 19.
Pembaca yang budiman, apa reaksi barat atas agresi militer Sadam Husein itu? Mari kita cermati bersama. Amir Kuwait lalu menuju Amerika dan meminta belas kasihan mereka agar mereka mau mengembalikan kesultanannya. Para petinggi pentagon berpendapat, bila ingin menguasai dunia maka kuasailah timur tengah beserta kekayaan alam yang ada di dalamnya. Gedung putih menyambut baik permintaan itu. Maka Amerika kemudian mendesak PBB untuk menetapkan resolusi Irak untuk keluar dari Kuwait.
Akan tetapi Irak menolak resolusi PBB dan bertahan di Kuwait. Amerika dan 37 negara-negara dunia berkumpul menyerbu Kuwait dan Irak. Pasukan-pasukan koalisi kemudian melancarkan serangan udara ke posisi strategis militer Sadam Husein di Irak dan Kuwait. Lalu terjadilah pembantaian-pembantaian terhadap jiwa umat Islam. Betapa banyak Muslimin yang terbunuh di bawah bom-bom Amerika. Semua itu adalah bencana yang dunia arab pada umumnya.
Mereka pasukan koalisi barat berhasil memaksa Irak keluar dari Kuwait. Mereka kemudian menyerahkan bendera Kuwait kepada Amirnya. Tanpa berpikir betapa besar korban yang berjatuhan. Seandainya Amir Kuwait itu meminta bantuan kepada Amir Muslim, maka kerusakkannya tidak akan separah itu. Perkara membunuh jiwa seorang muslim, perkaranya lebih besar daripada meruntuhkan Ka'bah di mata ALLAH.
Pembaca yang budiman, kembali ke masa Imam Mahdi,seusai menaklukkan jaziroh arab, pasukan Imam Mahdi sampai di perbatasan Kuwait. Di sana telah terkumpul para pendukung Imam Mahdi untuk membai'atnya. Pergolakan di dalam negeri Kuwait akibat ulah sang amir yang sudah banyak menumpahkan darah muslimin.
Imam Mahdi kemudian memerintahkan pasukannya untuk menumpas Amir Kuwait yang sudah kehilangan legitimasi dari rakyatnya itu. Dia harus membayar semua jiwa dan harta muslim yang terbunuh selama perang Irak-Amerika saat membebaskan Kuwait. Imam Mahdi memerintahkan pasukannya untuk membunuh Amir Kuwait itu sehingga negara kecil itu menjadi bersatu dengan khilafah Islam.
Pembaca yang budiman, berikut ini sebuah atsar yang menceritakan kisah Imam Mahdi di negara Kuwait sebagai berikut:
"Dan peperangan di suatu negeri yang lebih kecil dari tulang ekor, yang menghimpun seluruh pasukan dunia, seolah-olah ia adalah negara paling kaya yang sedang berpesta. Pemimpin di negeri itu menyerahkan panjinya kepada seorang Pemimpin Kejahatan yang datang dari pantai jauh barat sebagai permulaaan berakhirnya zaman. Lalu Pemimpin Kejahatan itu mengumpulkan seluruh suara dari seluruh dunia, mengembalikan singgasana sang raja, menghancurkan Irak dalam pembantaian-pembantaian yang ialah awal berakhirnya zaman. Amir negara tulang ekor yang kecil itu akan memerangi Al-Mahdi dan sudah tiba kehancuran negeri itu sekali lagi, karena Amirnya biang kerusakkan...Al-Mahdi membunuhnya, maka dengan terbunuhnya sang Amir, maka tulang ekor kembali pada tubuh..." Dari Kitab Asmal Masalik Li Ayyamil Mahdiy Al-Malik Li Kullid Dunya bi Amrillahil Malik hal 132.

Perang Akhir Zaman Malhamah Kubro
Pasca kekalahan Sufyani di Damaskus, maka hanya ada dua lagi musuh Islam yaitu Barat dan Rusia. Sementara keduanya Barat dan Rusia masih sibuk dengan peperangan mereka di Qarqisia. Mereka lupa, bahwa sesungguhnya musuh terberat mereka adalah Imam Mahdi yang berasal dari Selatan. 
Setelah Sufyani kalah dan terbunuh di bawah pohon yang rantingnya menjorok ke atas danau Thobariyah, maka tidak ada jalan lain bagi pasukan barat kecuali menandatangani perjanjian damai dengan kaum muslimin pimpinan Imam Mahdi. Mereka bermaksud untuk berkoalisi dengan pasukan Imam Mahdi untuk memerangi Rusia bersama-sama. Maka perjanjian damai itu disepakati bersama selama 7 tahun. Namun baru berjalan 9 bulan saja, barat yang dipimpin Amerika menkhianati perjanjian damai.
Ada beberapa alasan mengapa koalisi barat pimpinan Amerika Serikat mengkhianati perjanjian damai dengan Imam Mahdi dan memilih bertempur melawan pasukan Imam Mahdi:
1) Pasukan Imam Mahdi hanya tinggal selangkah lagi yaitu beberapa puluh mil dari kota Megido, Israil dimana disana Israil menyimpan senjata nuklir senjata pemusnah massal (nuclear weapon).
2) Kota Megido Israil adalah kota yang sangat strategis dimana disana terdapat sebuah pangkalan militer terbesar milik pemerintah Israil. Amerika tidak menghendaki Imam Mahdi menguasai pangkalan militer tersebut.
3) Kota Yerusalem atau Al-Quds adalah kota suci bagi Yahudi dan Nasrani. Amerika dan Israil sangat berkepentingan dengan kota tua tersebut. Bagi Amerika, Israil adalah saudara tua mereka dan Israil adalah pengawal kota Yerusalem.
4) Israil adalah benteng Amerika dan Eropa untuk membendung pasukan Imam Mahdi menuju ke Roma Italy. Maka petinggi kristen di Vatikan sangat mendukung peperangan koalisi pimpinan Amerika Serikat untuk menumpas habis Khilafah Islam yang dipimpin Imam Al-Mahdi.
5) Setelah Rusia mengalami kekalahan telak di Qarqisia, maka musuh utama mereka hanyalah Imam Mahdi. Khalifah kaum muslimin yang memiliki semenanjung arab beserta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Untuk memenuhi kebutuhan energi, maka Amerika harus menguasai semenanjung Arab yaitu negara-negara yang dahulu tunduk pada Amerika Serikat.
Untuk merealisasikan tujuan tersebut di atas, maka Amerika kemudian menghimpun pasukan besar dari seluruh negeri di dunia kecuali negeri-negeri bersalju dan negeri-negeri yang sangat panas ke dalam pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat. Menurut hadits mereka menghimpun sebanyak 80 batalyon dimana setiap batalyon terdiri dari 12 ribu tentara. Jumlah tentara koalisi berjumlah 960.000 tentara yang berasal dari yahudi, kristen dan kalangan munafik yang keterlaluan kemunafikannya.
Imam Mahdi menjawab tantangan Amerika dengan menghimpun pasukan dari jaziroh arab, Yaman, Irak, Mesir, Iran dan Suriah. Pasukan terbesar Imam Mahdi didominasi oleh Mujahidin Irak. Pasukan elite yaitu pasukan terbaik Imam Mahdi berasal dari Kota Madinah. Penulis ucapkan "SELAMAT KEPADA JIHADIS MADINAH AL-MUNAWAROH" karena melalui senjata dan do'a kalian, ALLAH membinasakan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat.
Keadaan kaum muslimin di area MALHAMAH KUBRO sangat cemas dan genting. Mereka tahu betul kedahsyatan perang akhir zaman itu. Perang yang melibatkan seluruh pasukan elite dunia. Dalam hadits dikatakan seandainya seekor burung melewati area peperangan mereka niscaya burung itu tidak akan sampai ujungnya peperangan itu. Mereka penduduk Suriah mengungsi ke Irak dan orang-orang Irak dengan gagahnya berangkat ke Suriah membela kehormatan Islam dan membela Khilafah yang ibukotanya saat itu ada di Kota Kufah. Sedangkan markas besar Imam Mahdi berada di Gouthoh, suatu tempat yang berbukit-bukit di timur Damaskus. Simaklah bagaimana Rasulullah Sholallahu Alyhi Wasalam mengungkapkan keadaan itu yang mengguncangkan semua orang sebagai tanda permulaan berakhirnya zaman:
Tidak akan terjadi kiamat sebelum orang-orang buruk Syam pergi ke Irak dan orang baik Irak bergegas ke Syam. Hadits Riwayat Ahmad
Perang ini sangat masyhur di kalangan ahli hadits dengan istilah MALHAMAH KUBRO yang artinyaPEMBANTAIAN TERBESAR. Ahlul kitab menyebutnya dengan sebutan ARMAGEDDON yang artinya Gunung Mageddon. Malhamah kubro terjadi di tepi Gunung Magiddun berlangsung selama 3 hari. Sepertiga kaum muslimin terbunuh, sepertiga lagi mundur dan sepertiga sisanya menang hingga mereka menaklukkan kota Konstantinopel.
Beberapa penulis muslim berpendapat bahwa perang ini menggunakan kuda, pedang, panah dan tombak adalah pendapat yang keliru. Pertempuran ini justru menggunakan pesawat tempur, kapal perang, kapal induk, tank, panser, rudal jelajah, meriam, RPG dan senjata pemusnah masal sekelas nuklir misalnya. Sama sekali tidak ada penjelasan pada hadits bahwa senjata logam macet dan tidak berfungsi. Yang benar ialah perang terbesar dengan menggunakan peralatan serba modern dan bom-bom yang berhulu ledak non konvensional, kimia, nuklir dan lainnya.
Lokasi MALHAMAH KUBRO di sebelah utara propinsi Homs memanjang dari Mesir hingga kota Antakia di Turki. ALLAH mengutus pasukan malaikat untuk melenyapkan Koalisi Amerika di darat. ALLAH memerintahkan laut Mediterania untuk menelan semua kapal-kapal mereka yang berlayar di atasnya. Mereka terbakar, laut terbakar, langitpun terbakar dengan dahsyatnya. ALLAH mengizinkan lenyapnya kekufuran dari muka bumi sebagai pelajaran bagi manusia-manusia yang berakal.
Bekas area malahamah kubro nyaris tidak pernah didiami oleh penduduk. Seluruh tanahnya beracun, airnyapun mengandung racun tidak bisa diminum, udaranya beracun tidak bisa untuk bernapas. Bertahun-tahun tidak pernah didatangi manusia dan tidak bisa didiami manusia karena kedahsyatan senjata ALLAH.
Berikut adalah hadits Malhamah Kubro dari Hudzaifah bin Al-Yaman berkata,"Rasulullah Sholallahu Alayhi Wasalam bersabda, antara kalian dan kalangan kulit kuning (barat amerika) akan terjadi perjanjian damai. Lalu, mereka mengkhianati kalian selama masa kehamilan seorang perempuan yaitu 9 bulan kemudian dan mendatangi kalian dalam 80 batalyon darat dan laut. Setiap batalyon terdiri dari 12 ribu tentara. Sesampainya mereka di Yafa dan 'Aka, penguasa kalian akan membakar kapal-kapal mereka sambil berteriak, berperanglah untuk mempertahankan negeri-negeri kalian! Maka berkobarlah perang dahsyat. Setiap pasukan akan dibantu hingga kalian mendapat bantuan dari Hadhramaut, Yaman. Pada hari itu, Ar-Rohman akan menghujani mereka dengan pedang-Nya dan menyobek mereka dengan anak panah-Nya. Akibatnya, terjadilah pembantaian terbesar atas mereka (pasukan koalisi barat). Manuskrip Ibnu Hammad hal. 141.

Untuk lebih detilnya silakan baca hadits Muslim dalam shahihnya dari Jabir RA, telah bersabda Rasulullah Sholallahu Alayhi Wasalam:
"Pada waktu pertempuran itu akan terjadi pemurtadan yang sangat banyak. Lalu kaum muslimin maju dengan pasukan depan berani mati, yang tidak akan mundur kecuali dalam keadaan menang. Lalu mereka terus berperang hingga mereka terhalang oleh malam. Maka setiap kubu mendapatkan rampasan perang hingga tidak ada yang disebut pemenang dan akhirnya pasukan kaum muslimin itu hancur. Kemudian kaum muslimin maju dengan suatu pasukan depan berani mati, yang tidak akan mundur kecuali dalam keadaan menang, mereka terus maju hingga terhalang oleh malam. Maka kedua pihak sama-sama mendapatkan harta rampasan perang, hingga tidak ada pihak yang dikatakan sebagai pemenang dan akhirnya sekelompok pasukan kaum muslimin itu hancur. Kemudian kaum muslimin maju lagi dengan suatu pasukan depan berani mati yang tidak akan kembali kecuali dalam keadaan menang dan mereka terus berperang hingga malam, maka kedua pihak sama-sama mendapatkan harta rampasan perang, tidak ada pihak yang disebut pemenang dan akhirnya sekelompok paaukan kaum muslimin itu hancur. Maka bila sampai hari keempat, keluarlah seluruh umat Islam, lalu ALLAH Subhanahu Wata'ala menimpakan azab kepada kepada mereka dan terbunuhlah mereka dengan dahsyatnya, hingga belum pernah dilihat orang sebelumnya. Sehingga bila seekor burung melewati area peperangan mereka, maka burung itu akan mati sebelum melewati mereka. Maka bertambahlah 'turunan bapak' yang mati, hingga tidak ditemukan dari mereka yang tersisa kecuali seorang laki-laki. Dan dengan harta rampasan mana yang akan membuat bahagia serta dengan harta warisan mana yang akan di bagi."

Maka binasalah seluruh batalyon Amerika dan koalisinya hingga ALLAH menyisakan 1 orang dari 1000 orang yang berperang agar mereka bisa menceritakan betapa dahsyatnya Azab ALLAH yang ditimpakan atas kubu pasukan koalisi. Amerika menyadari kekalahannya, dan menarik sisa-sisa pasukannya ke kota Antakia di Turki.Lalu Imam Mahdi menawan sisa-sisa pasukan koalisi yang selamat. Amerika lalu mengirim utusan kepada Imam Mahdi menyatakan MENYERAH dan meminta untuk membebaskan tawanan Imam. Imam Mahdi kemudian menetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi Amerika, yaitu sebagai berikut:
1) Amerika harus melepaskan semua tawanan-tawanan muslim yang mereka tawan.
2) Amerika harus membayar pajak/jizyah setiap tahunnya kepada Khilafah Islam
3) Amerika harus angkat kaki dari semua negeri-negeri muslim tanpa kecuali.
4) Amerika harus menjamin keamanan semua orang Islam yang tinggal di negara Amerika. Dll
Pemimpin Amerika lalu menyetujui syarat-syarat yang diminta Imam Mahdi. Mereka lalu membebaskan semua tawanan muslim di Guantanamo dan lainnya dan membayar pajak kepada Khilafah Islam. Mereka juga memenuhi syarat-syarat lainnya agar Khilafah Islam Imam Mahdi mau melepaskan tawanan tentara Amerika yang ditahan di penjara kota Antakia. Pembaca yang budiman, semoga tulisan ini menambah khazanah pengetahuan pembaca. Hal-hal yang demikian sangat jarang ditemukan pada buku-buku Islam. Maka penulis berharap ALLAH Ta'ala membuka cakrawala berpikir seorang muslim guna menentukan sikap bahwa kita harus selalu berada di bawah panji hitam Imam Mahdi.

Perang Akhir Zaman Penaklukkan Konstantinopel
Penaklukkan Konstantinopel Jilid 1
Pembaca yang budiman, kisah penaklukkan kota Konstantin pernah diperbincangkan para sahabat. Mereka bertanya,"Ya Rasulullah, negeri manakah yang akan ditaklukkan lebih dulu? Konstantin atau Rumiah." Rasulullah menjawab," Konstantin yang ditaklukkan lebih dulu." Pada hadits yang lain berita nubuwah tentang Penaklukkan kota Konstantinopel bahwa hanya Pemimpin Yang Terbaik dan Pasukan Terbaik yang mampu menaklukkan Konstantinopel.
Upaya untuk menaklukkan Konstantinopel merupakan impian para amir-amir dinasti Umayah maupun dinasti selanjutnya. Para amir itu berharap bahwa merekalah yang disebut-sebut oleh Rasulullah Sholallahu Alayhi Wasalam sebagai "Pemimpin Terbaik dan Pasukan Terbaik". Berbagai usaha dan taktik digunakan, namun demikian usaha itu gagal. Hingga ALLAH membukakan jalan bagi Muhamad Al-Fatih untuk menyebrangi rantai di laut dengan menyeret puluhan kapal perang Turki Utsmani dengan kuda melintasi bukit lalu kembali berlayar di laut Konstantin. Strategi Al-Fatih itu di luar dugaan Raja Konstantin, karena menurut perhitungan mereka, Kapal-kapal perang Utsmani akan tertahan rantai baja di laut Dardanella. Hingga akhirnya, ALLAH memberikan kemenangan kepada hamba-Nya yang Sholih Muhamad Al-Fatih. 
Penaklukkan Kota Konstantinopel Jilid 2
Pasukan Imam Mahdi yang menaklukkan Konstantinopel hanya dengan membaca Takbir "ALLAH AKBAR" 3 KALI maka runtuhlah bemteng kota yang berdekatan dengan laut. Lalu mereka turun dari kapal perang dan mengucapakan Takbir 3 kali, lalu runtuhlah benteng yang berada di daratan. Kota ini diduduki pasukan Imam Mahdi sebagai suatu Taktik untuk mengepung Vatikan di Italy. 
Pada batalyon yang lain, pasukan Imam Mahdi berhasil menaklukkan kota Qod Mariah di sebelah selatan daratan Spanyol (Spain). Imam Mahdi mengarahkan pasukan tersebut guna membendung bantuan laut dari Eropa barat dan Amerika, apabila nanti kaum muslimin mengepung Roma Italy.

Perang Akhir Zaman Penaklukkan Roma Italy
Ada sebuah riwayat dari Ali bin Abi Tholib RA, bahwa sebelum Imam Mahdi menaklukkan Vatikan, Italy maka pasukan Imam Mahdi terlebih dahulu menaklukkan Kota Konstantinopel di timur dan Kota Qodad Mariah yang terletak di Spanyol bagian selatan. Kota Qodad Mariah berada di tepi laut eropa barat masih di sebelah barat Gibraltar. Penaklukkan 2 kota ini adalah langkah strategis militer pasukan Imam Mahdi untuk mengepung dan memblokade bantuan dari Eropa barat apabila terjadi pengepungan Vatikan, Italy.
Imam memerintahkan untuk dibuatkan kapal perang sejumlah 400 kapal di 'Aka Palestina. Pasukan akan dibagi menjadi 4 batalyon:
1) Batalyon pertama dari barat berangkat dari kota Qodad Mariah Spanyol
2) Batalyon kedua berangkat dari semenanjung arabia
3) Batalyon ketiga berangkat dari kota Konstantinopel
4) Batalyon keempat berangkat dari Aka Palestina. 
Pemimpin Italy mengutus seorang pendeta Kristen untuk berdialog langsung dengan Imam Mahdi. Pendeta ini memiliki kecerdasan luar biasa dan mempunyai pengetahuan Islam yang langka karena ia belajar dari kitab-kitab kuno yang tidak dimilki orang banyak. Pemimpin Italy mengutusnya untuk berdebat dengan Imam Mahdi dengan harapan agar pasukan muslim cerai berai.
Ketika ia pendeta kristen itu sampai di kapal Imam Mahdi. Imam berkata kepadanya,"Wahai pendeta, saya sangat mengetahui Kamu dan Kamu ini ialah penduduk di sini". Maka pendeta itu menanyakan kepada Imam Mahdi segala sesuatu yang ia simpan selama ini. Imam Mahdi menjawabnya dengan mudah dengan pertolongan ALLAH Ta'ala. Imam Mahdi menyuruhnya kembali pulang ke Italy. Akan tetapi di luar dugaan, Ia menolak untuk pulang dan ia bersaksi,"Saya bersaksi tiada Ilah selain ALLAH dan Muhammad benar sebagai rasul-Nya. Pasukan Imam Mahdi mendengar kesaksian pendeta itu tiba-tiba mengucap takbir 3 kali. Perdebatan Imam dengan pendeta itu sangat menegangkan. Mereka merasa lega sesudahnya.
Pasukan Imam Mahdi memasuki Italy dan membunuh 500.000 tentara. Imam juga membagi harta rampasan dengan adil dimana setiap pasukan mendapat 1000 dinar atau setara dengan Rp 1,2 milyar dan 200 wanita dan anak-anak.

Perang Akhir Zaman Penaklukkan Perancis France dan Inggris England
Pembaca yang budiman, setelah Imam Mahdi menaklukkan Roma Italy, mereka kemudian meneruskan perjalanan hingga di sebuah negeri yang memiliki 1000 pasar, supermall dan setiap pasar memiliki 100 toko. Rasulullah Sholallahu Alyhi Wasalam pernah menyebutkan ciri-ciri negeri yang memilki 1000 pasar adalah sebagai berikut:
1) Rasululllah Sholallahu Alyhi Wasalam mengeja nama negara tersebut dengan huruf arab Fa Ro Nun Shod.
2) Negara ini berbatasan darat dengan Roma, Italy sebagaimana tertulis pada hadits di bawah. Letaknya berdekatan dengan Kota Rohina di bagian utara Italy. Negara ini memiliki lautan yang berbatasan dengan lautnya negara Al-Qothi'.
3) Negara ini memiliki 1000 pasar, shopping mall dan supermarket. Masing-masing pasar atau supermall didalamnya terdapat 100 toko.
4) Bentuk negara mungkin Federasi atau Republik dan bukan kerajaan. Rajanya atau pemimpinnya berganti-ganti setiap beberapa tahun sekali.

Pembaca yang budiman, berdasarkan ciri-ciri yang disebutkan Rasulullah Sholallahi Alyhi Wasalam, silakan menebak negara apakah itu?Bagaimana apakah ada kesulitan menebak negara itu?
Adapun dengan negara Al-Qathi', maka Rasulullah Sholallahu Alyhi Wasalam pernah menyebutkan sebagai berikut:
1) Rasulullah Sholallahu Alyhi Wasalam mengeja nama negara Al-Qothi' dengan beberapa huruf arab Nun Jim Lam Sin. Pembaca yang budiman mulailah menebak apa nama negara tersebut?
2) Negara Al-Qathi' adalah negara pulau yang berada di tengah laut. 
3) Laut negara Al-Qathi' berbatasan dengan lautnya negara dengan 1000 pasar.
4) Panjang negara tersebut 1000 mil dan lebarnya 500 mil.
5) Negara ini memiliki simbol putera mahkota atau kerajaan.
6) Negara ini memiliki laut yang dangkal namanya Laut Baltic
Pembaca yang budiman, sudahkah Anda mendapatkan apa nama negara tersebut??? Inilah Mu'jizat Rasulullah mengenai rahasia akhir zaman. Maka bersyukurlah umat Islam tentang khabar masa depan ini. Semoga menambah khazanah keilmuan pembaca yang budiman.
Hudzaifah bin Al-Yaman meriwayatkan hadits dari Rasulullah Sholallahu Alayhi Wasalam tentang kisah Imam Mahdi dan kemenangannya terhadap Roma.
Beliau mengatakan,"Kemudian mereka (Imam Mahdi dan pasukannya) mengucapkan takbir sebanyak 4 kali di Roma yang menyebabkan benteng-benteng pertahannya hancur". Ia disebut Roma karena ia seperti delima yang banyak isinya (penduduknya). Lalu mereka membunuh 600.000 tentara dan mengeluarkan darinya perhiasan-perhiasan yang diambil dari Baitul Maqdis, Tabut yang didalamnya terdapat ketenangan, hidangan bani Israil, pelat yang telah hancur, tongkat Nabi Musa, Mimbar Nabi Sulaiman, Madu yang diturunkan untuk bani Israil yang lebih putih dari pada susu. Lalu merwka kembalikan semua itu ke Baitul Maqdis. Lalu mereka berjalan hingga sampai di kota Thohinah lalu mereka menaklukkan kota tersebut. Setelah itu mereka berjalan terus sampai tiba di sebuah negara yang disebut Al-Qothi' yang berada di atas laut yang tidak dilalui kapal-kapal (Baltic sea). Rasulullah Sholallahu Alayhu Wasalam pernah ditanya,"Wahai Rasulullah mengapa kapal-kapal tidak melewati laut tersebut? Rasulullah Sholallahu Alyhu Wasalam menjawab," Karena laut itu tidak mempunyai ngarai (bukan laut dalam)". Mereka hanya melewati beberapa teluk yang ada di laut tersebut. Semoga ALLAH menjadikan laut itu bermanfaat bagi manusia. Teluk-teluk itu memiliki ngarai-ngarai yang dapat dilewati kapal-kapal dan ia mempunyai 360 pintu. Seribu tentara keluar dari setiap pintu. Kemudian mereka mengucapkan takbir sebanyak 4 kali yang menyebabkan benteng-benteng pertahanan itu hancur. Mereka tinggal disana selama tujuh tahun. Dari sana mereka pulang ke Baitul Maqdis. Lalu terdengar berita kepada mereka bahwa Dajjal telah mendatangi kaum Yahudi di Isfahan."
Kami akan tuliskan berita perang akhir zaman dari kitab Iqd Ad-Duror.
Dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Tholib menceritakan kisah Imam Mahdi, Ia berkata,"Imam Mahdi pergi menuju seluruh negeri dunia. Tidak satu negara pun yang pernah didatangi oleh Dzulqarnain melainkan Ia datangi dan Ia perbaiki. Tak satu raja pun yang sombong melainkan binasa ditangannya dan ALLAH hibur hati umat Islam. Beliau membawa kembali perhiasan-perhiasan yang berasal dari Baitul Maqdis kemudian Ia menaklukkan negara yang memiliki 1000 pasar dimana setiap pasarnya memiliki 100.000 toko (Perancis atau France). Lalu Ia mendatangi negara Al-Qothi' (England atau Inggris) yang berada di atas laut hijau yang mengelilingi bumi. Panjang negara Al-Qothi' itu 1000 mil dan lebarnya 500 mil. Kemudian mereka mengucapkan takbir sebanyak 3 kali yang menyebabkan benteng-benteng pertahanan itu hancur. Lalu mereka membunuh 1000.000 tentara. Setelah itu Mahdi meninggalkan negara Al-Qothi menuju Baitul Maqdis dengan 1000 kendaraan. Kemudian mereka mendarat di Syam Palestina antara 'Aka, Shuwar, Gaza dan Asqalan. Kemudian mereka keluarkan harta yang ada pada mereka. Kemudian Beliau menuju Al-Quds dan menetap disana hingga Dajjal datang dan Nabi Isa turun lalu membunuh Dajjal."

Perang Akhir Zaman Menaklukkan India dan Asia
Pembaca yang budiman di bawah ini adalah dalil mengenai peperangan akhir zaman oleh pasukan Imam Mahdi dalam menaklukkan India. Dengan masuknya India ke dalam Khilafah Islam membuka peluang pasukan muslimin untuk mengarungi negeri-negeri di timur; Malaysia, Thailand, Singapura, Indonesia, Australia, Japan, Korea, Kanada dan Amerika.
Diceritakan dari Ka'bul Akhbar RA, ia berkata,"Penguasa Baitul Maqdis yaitu Imam Mahdi AS akan mengutus pasukannya ke negeri India, lalu Ia dapat mangalahkannya dan mengambil gudang-gudang hartanya untuk dijadikan perhiasan bagi Baitul Maqdis. Para penguasa India dalam keadaan terbelenggu kemudian datang menghadapnya dan membukakan baginya wilayah antara timur dan barat."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar