ZEZEZE Architecture & Design- Z3 ARC: Lulusan SMP mau masuk SMK Bangunan : HAHA mau jadi Tukang?

Jumat, 03 Juli 2015

Lulusan SMP mau masuk SMK Bangunan : HAHA mau jadi Tukang?



Lulusan SMP mau masuk SMK Bangunan : HAHA mau jadi Tukang?


Jurusan teknik bangunan itu sedikit peminatnya karena banyak anak lulusan SMP yang mau masuk SMK bangunan berpikir kenapa harus capek-capek sekolah menengah kejuruan jika nantinya hanya jadi tukang, disisi lain profesi tukang bangunan selama ini identik dengan orang-orang yang terpaksa bekerja keras, rela kehujanan kepanasan membanting tulang karena tidak punya modal pendidikan untuk bisa menggapai pekerjaan yang dianggap lebih layak. ya.. itu hanyalah sekedar pikiran anak baru lulus SMP yang pada kenyataanya berbanding terbalik dengan keadaan, lulusan SMK bangunan tidak dididik untuk menjadi tukang batu.. arahnya justru lebih tinggi dari itu, misalnya bisa jadi Mandor, pelaksana, direktur kontraktor, pengusaha properti,pengusaha toko bangunan,arsitek, insinyur dan bermacam profesi menggiurkan lainya. Mungkin karena di bangku SMP lebih banyak belajar tentang mesin otomotif, elektronik, listrik dll sehingga jurusan itulah yang lebih banyak diincar ketika hendak mendaftar ke sekolah menengah kejuruan.

Pilih Jurusan Bangunan lebih berpeluang besar masuk SMK Favorit
Karena sedikit peminatnya maka kita punya peluang besar untuk diterima di sekolah SMK terbaik, apalagi jika prestasi kita tergolong bagus, maka tinggal melenggang berjalan masuk ke sekolah impian.

Lulusan SMK bangunan kerjanya lebih bersih?
Ya.. coba bandingkan, lulusan SMK jurusan bangunan ada kemungkinan kerjanya nanti jadi drafter, duduk manis menghadap komputer, berada diruangan bersih nan sejuk ber AC. Nah.. lulusan SMK jurusan mesin ada kemungkinan nanti kerjanya di bengkel otomotif, memperbaiki motor dengan badan kotor kena percikan oli.
:-)
Salah masuk jurusan bangunan?
Merupakan sebuah keberuntungan bagi mereka yang tanpa sengaja terseret masuk ke sekolah SMK jurusan teknik bangunan, karena jurusan ini sedikit peminatnya maka peluang untuk meraih kesuksesan akan jauh lebih besar, lapangan kerja terbuka lebar sementara stock tenaga kerja masih sedikit.

Tulisan ini bukan berarti mengunggulkan jurusan teknik bangunan dan menganggap rendah jurusan lain, karena pada dasarnya semua jurusan itu baik, silahkan menyesuaikan bakat kemampuan dan kesenangan diri masing-masing. Tulisan ini hanya sekedar meluruskan anggapan bahwa alumni SMK teknik bangunan itu tidak hanya sekedar dididik menjadi tukang seperti yang banyak dipikirkan anak-anak SMP dan mungkin orang tuanya (termasuk juga pikiran penulis ketika dulu hendak mendaftar SMK :-) ) . sekali lagi semua jurusan SMK itu bagus dan lebih bagus lagi jika kita melanjutkan ke jenjang pendidikan yan lebih tinggi dan terus belajar secara mandiri selama tubuh belum masuk keliang kubur


SUMBER : Ilmusipil.com

Baca juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar